Press Kraby Patty

            Salam Super! Sahabat-sahabatku yang super, kembali lagi saya hadir di hadapan anda sekalian untuk saling berbagi, menyelesaikan semua permasalahan anda dengan jawaban-jawaban dan solusi yang super.

Tentu anda agaknya kenal dengan salam pembuka tersebut, para pencinta motivasi, yang hidupnya perlu untuk di motivasi, kurang motivasi, galau berat, pastinya akan tahu tayangan apa yang saya maksud. Saya disini bukan bermaksud menceritakan tayangan tersebut, apalagi sang motivatornya. Sebab saya jarang nonton tayangan tersebut dan tentu saja saya tak kenal dengan sang motivator. Refleksi, motivasi serta ilmu bisa didapatkan dimana saja, barangkali dengan membaca sebuah buku, koran, tabloid, menonton televisi, film, video ataupun barangkali juga bisa dengan melamun dan bersemedi. Saya termasuk orang yang suka akan semua hal yang tersebutkan diatas, kecuali semedi tentunya. Judul tulisan ini yang akan saya ceritakan kepada anda sekalian, adalah tentang cerita dunia Bikini Bottom. Mari kita mulai!

Karakter-karakter di dunia bikini bottom

Karakter-karakter di dunia bikini bottom

Mr.Krab, orang kaya nan pelit yang selalu merasa kekurangan uang memikirkan cara untuk menambah pemasukkan restoran Kraby Patty miliknya dengan membuat sebuah iklan di koran. Saking pelitnya iklan yang ia bikin hanya berukuran super mini, ukuran 3×3 layaknya sebuah foto KTP. Ia lalu mengecek apakah iklan tersebut berhasil menarik pengunjung restoran semakin banyak. Jawabannya ternyata tidak. Koran tempat ia menaruh iklan adalah koran yang tak laku dibaca oleh warga Bikini Bottom. Ada satu koran favorit yang sangat laris manis, karena menyajikan berita-berita picisan tentang kehidupan bikini bottom. Mr.krab akhirnya tertarik untuk membuat iklan di media tersebut, ketika membaca tarif pemasangan iklan, ia terkejut bukan main dengan harga iklan yang sangat mahal. Dari sini ia mendapat ide yang lebih baik.

Idenya adalah membuat perusahaan Press Krabby Patty. Pelanggan restoran tersebut sembari makan dan minum dapat juga membaca kabar berita lewat koran Krabby Patty, dan ini juga menambah untung buat Mr.Krab. alhasil, ide ini langsung terealisasi keesokan harinya, si koki Spongebob Squareplants didapuk sebagai wartawan surat kabar Krabby Patty. Spongebob tentu senang sekali menerima tawaran ini, ia pun diberi kartu identitas wartawan oleh Mr.Krab lengkap dengan tustelnya. Spongebob pun senang bukan kepalang, namun ia bingung harus menulis apa di hari pertamanya kerja sebagai seorang wartawan. Mr krab lalu berpesan agar Spongebob mengamati segala fenomena yang terjadi di depan matanya, rekamlah dengan teliti lalu tuliskan menjadi sebuah berita.

Spongebob pun akhirnya berjalan menuju pusat kota. Ia mengamati segala macam fenomena yang terjadi disekelilingnya. Tepat di depan matanya ada pencurian, perampokan, pemukulan, pengrusakan properti milik orang lain, pembakaran toko, tak satupun ada yang ia catat. Ada alien sedang menangis disamping tong sampah juga tak ia catat. Lalu ia melihat sahabat karibnya si Pattrick sedang berdiri di samping tiang halte bus. Spongebob pun lalu menghampirinya, ia merasa ini adalaha berita bagus untuk korannya, lalu ia mewawancarai si Pattrick. Ia bertanya; apa yang sedang kau lakukan disini warga bikini bottom yang budiman, apakah kau sedang menunggu bus untuk berjalan-jalan? Lantas si Pattrick menjawab, tidak, aku hanya sedang mengamati tiang halte ini, apakah ia bergoyang ketika ada bus melintas didepannya.

Keesokkan harinya Mr.Krab datang untuk melihat perkembangan bisnis surat kabarnya. Ia terkejut setengah mati melihat tak ada satupun koran yang terjual, lantas ia berusaha menawarkannya pada pelanggan restorannya, namun tak ada satupun yang berminta, sebab berita yang disajikan tidak menarik. Lantas ia segera membaca headline berita tersebut, tertulis; “Warga Kota Bikini Bottom Berdiri di samping Tiang Halte” dengan foto Patricck berdiri di samping tiang halte. Marah bukan kepalang, Mr.Krab berteriak memanggil Spongebob si wartawannya. Ia bertanya, kenapa kau menuliskan berita seperti ini, tak menarik sama sekali. Lantas aku harus menuliskannya seperti apa, tanya sang wartawan. Mr Krab menjawab tuliskan berita-berita tersebut dengan menggunakan imajinasimu yang liar, seperti ini contohnya. Mr.Krab lalu mengoret-oret cover headline berita tersebut dan menggantinya menjadi; “Warga Bikini Bottom mengawini tiang halte” dengan gambar Pattrick merangkul tiang halte lengkap dengan pakaian pengantin. Spongebob pun akhirnya mengerti apa yang diajarkan Mr.Krab. Ia pun lantas bekerja mencari berita.

Di tengah perjalanan ia mengamati Lobster merah kekar (saya lupa namanya) sedang berjalan-jalan, ditengah jalan ia bertemu seseorang yang jauh lebih pendek dari dirinya ingin sekali memukul perutnya yang kotak-kotak nan berotot. Sang lobster pun memberi ijin. Setelah dipukul sang lobster tak merasa kesakitan, tepat pada saat momen tersebut Spongebob memotretnya. Dan menuliskan judul; “Pria terkuat kalah hanya dengan sekali pukulan”. Tak disangka korannya laris habis terjual. Sang bos senang bukan main, Spongebob pun disuruh menulis berita yang lebih hebat lagi. Ia menulis sahabatnya Sandy si beruang coklat sebagai seseorang dengan otak yang sangat bodoh dan ia mendapatkan semua penghargaannya dengan cara curang. Berita tersebut juga laris bukan kepalang. Sang bos kembali senang bukan main, sang wartawan disuruhnya lebih giat untuk berimajinasi dalam menuliskan berita. Lantas Spongebob pun menulis berita tentang Plankton –si musuh sejati Mr.Krab–, ia menuliskan bahwa Plankton menggunakan cara-cara tak terpuji dalam menjalankan bisnis restorannya. Berita ini pun mendapatkan hasil yang luar biasa banyak untuk koran Krabby Patty, yang membuat ruang kerja Mr. Krab penuh dengan uang. Mr.krab senang luar biasa hingga ia tidur diatas tumpukan uang yang diperolehnya. Lain dengan Spongebob yang merasa bersalah atas apa yang dituliskannya dalam koran Krabby Patty.

Mr.krab tak tahu bahwa sang Lobster sekarang dilarang masuk ke gym, tempatnya berolahraga, ia tak diterima di komunitas orang kuat dan kekar. Sahabatnya Sandy si beruang coklat, semua penghargaanya disita oleh kepolisian. Restoran si Plankton disegel dan ditutup oleh pihak kepolisian untuk selamanya. Kegundahan ini melanda hebat Spongebob si wartawan koran Krabby Patty. Ia pun memutuskan untuk kali terakhir ini aku akan menuliskan berita yang benar-benar sesuai fakta dan tak dilebih-lebihkan.

Keesokan harinya Mr.Krab datang dengan wajah riang masuk ke restoran yang juga tempatnya menjalankan bisnis koran. Ia terkejut dengan begitu ramainya orang-orang yang sedang berdemo sambil membawa-bawa koran Krabby Patty yang digulung hingga berbentuk pentungan. Ia pun lantas maju ke hadapan para pendemo serta memanggil Spongebob untuk menjelaskan apa yang terjadi. Lantas Spongebob menyuruh Mr.Krab untuk membaca koran hari ini. Headline beritanya; “Wartawan Koran Dibayar dengan Upah tak Rasional” isi beritanya menjelaskan bahwa koran Krabby Patty adalah koran yang menuliskan berita-berita bohong demi mendapatkan hasil yang berlimpah, sang wartawan dipaksa kerja keras hingga diluar jam kerjanya, rewards kerja tak dibagi kepada sang wartawan, digaji dengan sangat rendah pula.

Warga Bikini Bottom yang berdemo tersebut marah bukan main kepada pemilik koran Krabby Patty Mr.Krab, satu-persatu warga yang dirugikan oleh berita bohong koran tersebut meminta ganti rugi. Mr.Krab panik dan ketakutan luar biasa. Warga yang mengamuk akhirnya mendobrak pintu ruangan kerja Mr.Krab untuk mengambil kembali uang hasil penjualan koran Krabby Patty hingga hanya tersisa selembar saja. Mr.Krab mengaku bersalah dan meminta maaf pada Spongebob. Mr.Krab dengan langkah lesu memungut sisa selembar uang tersebut dan memandang mesin percetakan korannya. Tiba-tiba ia mendapatkan akal. Daripada mesin ini ngganggur tidak dipakai lagi untuk mencetak koran lebih baik kugunakan saja, pikirnya. Ia pun menaruh selembar uang tersebut di mesin percetakannya dan dicetaklah berlembar-lembar uang berukuran koran, Mr.Krab tertawa terbahak-bahak, ia senang bisa kembali lagi mendapatkan uang banyak hanya dengan modal selembar uang sisa tersebut. Koran Krabby Patty akhirnya tak berproduksi lagi, sebab mesin percetakannya sekarang digunakan untuk memproduksi uang.

Ceritanya habis sampai disitu, para penggemar serial Spongebob Squareplants tentu tahu episode yang saya maksudkan ini. Serial kartun yang ditujukan buat anak kecil dan remaja menyajikan tayangan yang tak selamanya datar-datar saja, hanya membuat penonton tertawa dan terhibur, melainkan ada maksud-maksud yang disampaikan. Barangkali saya masih tetap percaya dengan kekuatan komedi. Kartun-kartun komedi bagi saya semacam melihat dunia yang ideal; dimana semua masalah dapat terselesaikan sambil tertawa tak perlu terlalu serius.[]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s