Histeris

Gue kesini…cari kesenangan
Seperti juga kalian semua
Hilangkan sumpek di dalam otak
Seperti juga kalian

Bukankah di sini tempat lepas lelah
Bagi orang-orang yang resah
Gue juga sedang gelisah
Dan ingin melepas marah

Ooo… aku mau rusuh !
Jangan halangi aku !
Ooo… cuma mau rusuh !
(bukan) tanpa cari musuh !
Suntuk di kamar resah di rumah
lelah hadapi kehidupan
Mungkin kita bernasib sama
Ingin membuang marah !
Kuingin teriak ! Aaa
Kuingin menjerit !
Kuingin histeris !
Aku mau rusuh !!!

Di atas ini adalah lirik lagu SLANK dalam Album PISS, judulnya Histeris. Nadanya ceria, maksudnya gak sesuai banget ma lirik lagunya. Namun jangan tanya lengkingan suaranya kaka si vokalis. Suaranya masih serakserak parau, gak kayak sekarang, yang uda serakserak becek.

Nah, mengenai isi lirik lagu ini, sebenarnya gue juga ngerasain hal ini tiap malam, dan tiap gue ngerasa stress (bukan galau, coz galau hanya milik kaum alay). Pingin teriak-teriak di kamar kosan, takutnya dianggap gila. Mau keluar kamar, udara malam dingin banget. Gimana terus caranya membuang marah?

Biasanya sih, ndengerin lagu, atau ngegames di laptop, atau juga online (nih kalo modem ada pulsanya). Kalo lue nyaranin baca buku, gue akan bilang ndak bisa, alias nggak akan kebaca tuh isi buku. Otak rasanya penuh sesak. Sesak dengan hal-hal yang bikin mulut pingin teriak-teriak gak jelas. Kadangkala gue pernah berbicara bahasa aneh yang gue sendiri gak tahu artinya. Gue melakukan itu secara sadar, gak dalam keadaan kerasukan. Sampai sekarang pun begitu. Bahasa aneh itu terlontar kala gue pingin melemaskan otot-otot tubuh, atau biasa disebut dengan ngulet.

Kalo uda begini, gue beralih untuk melihat hal-hal yang bikin otak gue gak terlampau pening. Bisa dengan ngeliat gambar-gambar, atau juga sering gue alihkan dengan melihat film dan video pendek. Kalo cara ini masih gak berefek, cara terakhir gue yaitu; Bobok manis!!!

Oh, iya gue pernah punyak gambar asyik ini:

What On Your Mind?

What On Your Mind?

Gue punya gambar ini dari seorang temen sekontrakan gue dulu yang kuliah di Fak.Hukum Universitas Jember. Sayangnya ia gak ngelanjutin tuh kuliah sampai tamat. Nih gambar lengkap dengan bingkai hitam dan kaca pelindung dalam sebuah pigura. Orang ngeliat nih poster pasti ketawa, senyum-senyum tipis, kadangkala misuh-misuh keras. Sayangnya gue ndak bisa gambar. Coba kalo gue pinter gambar, pasti gue bikin tandingan buat nih poster. Anak filsafat ketika liat nih poster dengan nama Sigmund Freud di bawah, ia langsung ngecepret soal alam bawah sadar, soal psikoanalisis, gue cuman ketawa-ketawa kecil sambil di dalam hati bilang: “Whatever lu say dah!”.

Gue kangen sama ini gambar, sayangnya poster ini gak gue boyong waktu pindah ke Jogja. Semoga ia masih aman dan dirawat ama anak-anak Tikungan.

Nah, apa hubungan lirik lagu SLANK: Histeris ma Gambarnya si Sigmund  Freud: What On My Mind?

Gak ada! Lu tafsirin aja sendiri, gue sampai sekarang gak bisa ngebayangin apa yang ada dalam otak gue. Semuanya berlangsung biasa saja, apa yang ada mengalir begitu saja. Jadi bagaimana melepaskan sumpek yang ada di dalam otak?
SLANK ma Sigmund Freud pasti tahu jawabannya.[]

Advertisements

One thought on “Histeris

  1. Pingback: What’s On Man’s Mind? | kamarmuntah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s