Mencicipi Kopi Wonosobo (Part 2)

Kiriman kedua kopi rahasia saya coba kemarin. Rasanya tak terlalu kuat seperti kopi pertama yang saya coba. Kopi kedua ini bijinya agak lonjong dan sedikit besar. Saya tebak ini pasti Arabika. Oh, iya si pengirim kopi rahasia ini akhirnya membalas japrian saya.

Namanya mas Akhmad Zaen. Masih muda dan berkuliah. Zaen ini baru pertama mencoba memproduksi kopi asal daerahnya. Minumkopi berkesempatan mencicipi produksi pertamanya. Kedua kopi yang ia kirim berasal dari Desa Slukatan, Mojotengah, Wonosobo.

Kopi pertama yang saya cicipi sesuai status di bawah ini adalah kopi Lanang. Sedang kopi keduanya yang saya cicipi kemarin adalah kopi Arabika. Tipikal rasa keduanya hampir mirip. Cuman rasa kopi Lanang sedikit nendang di lidah saya. Ketika saya tanyai lebih lanjut kepada Zaen, kopi produksi pertamanya ini masih perlu diperbaiki.

Proses pasca panen kopi kirimannya adalah metode fullwash, di roasting medium di tempat temannya, dengan mesin roasting kapasitas kecil, hanya satu kilogram. Roasting yang sudah cukup bagus, karena keseragaman warna kopi yang dihasilkan. Dapat anda lihat di bawah ini.

Secara rasa, kopi Arabika dari Desa Slukatan Mojotengah Wonosobo ini punya potensi cita rasa yang khas. Aromanya wangi, dan rasa yang yang keluar ada manis, asam dan pahit. Tinggal bagaimana proses pengolahan kopi yang akan dipilih. Saya kira metode ini bisa diutak-atik oleh Zaen. Begitupun dengan profil roasting, Zaen masih kurang nyaman dengan hasil roasting manualnya. Rasa kopinya masih kurang nendang apabila memakai rasio penyeduhan 1: 15, perlu lebih banyak memakai kopi, dengan rasio sekitar 1:10. Tentu anda bisa mencobanya sendiri, karena rasa kopi yang dihasilkan tiap-tiap orang tentu berbeda. Soal rasio kopi ini tiap orang bisa berbeda-beda loh. Tak bisa dijadikan patokan standar. Mengapa? Yah karena faktor air yang digunakan, suhu air, gilingan kopi, serta metode seduh. Percayalah, menyeduh kopi masa kini sudah terlalu banyak cara, tinggal anda sreg, dan banyak bereksperimen. Bahkan cara menyeduh kopi tubruk pun ada banyak pilihannya. Gak percaya nih. Yawdh c gpp.

Bagi yang ingin menikmati rasa dan memesan kopi produk dari Desa Slukatan Mojotengah Wonosobo bisa menghubungi akun Twitter Akhmad Zaen di @xsuren

Bagi Anda yang punya produk kopi dan ingin memperkenalkan pada publik, bisa menghubungi minumkopi.com jangan sungkan, dan tak dipungut biaya.

Advertisements

One thought on “Mencicipi Kopi Wonosobo (Part 2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s